Inilah Orang Yang Menjual Jiwanya ke Setan !

desas-desus tentang kemungkinan kejadian bahwa seseorang telah menjual jiwa mereka kepada setan. Seperti musisi, penulis atau beberapa profesi lain yang sering kali dituduh membuat perjanjian dengan setan agar menjadi sukses.

Ada beberapa contoh terkenal di luar sana yang menunjukkan bahwa seseorang telah membuat perjanjian dengan setan.

Niccolo Paganini adalah seorang musisi di akhir 1700-an. Dia menyerahkan jiwanya kepada setan pada usia 7 tahun yang mahir memainkan biola, kemudian pada usia 11 tahun ia melakukan solo berikutnya di usia 13 tahun ia dikenal sebagai ahli bermain biola.

Sumber : Wiki

Robert Johnson adalah musisi blues yang menjalani hidupnya sangat singkat, ia meninggal pada usia 27 dan tidak banyak yang benar-benar diketahui tentang hidupnya. Musiknya dipengaruhi beberapa musisi dari 50s dan 60s. Ia adalah salah satu musisi yang pertama dilantik ke Rock-N-Roll Hall of Fame.

Sumber : Wiki

Johann Georg Faust adalah seorang ahli kimia Jerman, di tahun 1509 ia memperoleh gelar sarjana di Universitas Krakow, ia juga mempelajari ilmu sulap bersama dua teman dekatnya Martin Luther dan Philip Melachton yang juga sebagai saksi bahwa Johann’s mengikat perjanjian dengan setan.

Sumber : Wiki

Urbain Grandier adalah seorang pastor di Perancis yang dibakar di tiang pancang karena melakukan kejahatan sihir dan ia pernah menjalani hukuman karena keterlibatan dalam dunia prostitusi.

Pada 1603, beberapa biarawati menuduhnya menyihir mereka dan mengirimkannya ke setan untuk melakukan tindakan untuk melawan iman yang mereka imani. Grandier dalam perjanjiannya dengan setan menginginkan kasih seorang wanita, kekayaan, dan kehormatan duniawi, perjanjian tertulis tersebut masih tersimpan di Bibliotheque Nationale di Perancis.

Sumber : Wiki

Jonathan Moulton adalah seorang pengrajin almari yang juga seorang kapten dalam peperangan di New Hampshire pada tahun 1745. Menurut legenda, Jonathan pernah mengatakan kepada istrinya bahwa ia akan menjual jiwanya kepada iblis agar mereka memiliki kekayaan yang ia inginkan seperti rumah yang masih ada hingga saat ini.

  • Trackback are closed
  • Komentar (0)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: